Panduan menentukan kampus idaman


Masa kuliah adalah masa yang sangat menentukan bagi seorang manusia, dimana anda kuliah dan jurusan apa yang anda pilih, jadi kesalahan dalam memilih jurusan bisa saja disesali seumur hidup, ‘andaiakan dulu saya memilih jurusan ***, pasti saya gak akan begini’ , itulah penyesalan yang sering keluar dari mulut seorang mahasiswa . Sehingga bukanlah hal yang aneh jika kita banyak menemukan mahasiswa yang pindah kuliah pada tahun kedua, atau tahun ke tiga karena merasa tidak cocok dengan jurusan yang ia piliih .

Oleh karena itu, disini saya akan mencoba membantu untuk menentukan jurusan yang dapat anda pilih berdasarkan aspek-aspek tertentu, yang akan diurutkan berdasarka aspek terpenting .

undefined

1. Minat

Minat adalah aspek utama menurut saya yang harus diperhatikan dalam memilih sebuah jurusan, tanpa minat , kuliah akan serasa seperti neraka . Coba bayangkan bagaimana seorang anak yang suka berlogika dan berhitung harus berkutat dengan hafalan dalam perkuliahannya, tentu hasil yang didapat tidak akan maksimal, mungkin nilai anak itu tetap bagus, namun tetap tak akan sebagus jika anak itu masuk jurusan yang seusai dengan minatnya .  Jangan memilih suatu jurusan tanpa adanya minat, tetapi lebih karena terpengaruh teman atau bahkan karena ikut pacar. Percayalah, mereka tidak akan banyak membantu saat kuliah .

Hal lain yang sering terjadi di Indonesia adalah intervensi orang tua yang terlalu kuat dalam menentukan tempat si anak menempuh masa kuliahnya, padahal yang kuliah tentu saja anaknya, bukan orang tuanya. Sudah bukan rahasia lagi jika Fakultas Kedokteran sudah menjadi primadona bagi orang tua di Indonesia , mulai dari Pendidikan Dokter, Pendidikan Dokter Gigi, Pendidikan Dokter Hewan, dan Keperawatan selalu dibanjiri dengan peminat . JIka anaknya sendiri yang ingn masuk FK maka hal itu tidaklah bermasalah, namun jika anaknya bahkan tidak berminat namun orang tuanya memaksakan untuk masuk FK bisa dibayangan bagaimana nasib pasiennya kelak ? . Sebenarnya bukan hanya FK saja, ini adalah contoh umum yang sering terjadi di Indonesia, yang terpanting adalah memilih jurusan sesuai dengan minat anda . Sekarang sudah bukan zamannya lagi orang tua mengintervensi secara berlebihan kepada anaknya, untuk hal-hal tertentu seperti akhlah, agama, moral orang tua memang sangat berhak untuk memberikan pemaksaan, namun tidak untuk pendidikan . Jika anda memiliki masalah seperti ini sebaiknya anda berani untuk berbicara kepada orang tua anda, memang ini tidak akan mudah, namun percayalah hal ini akan sangat anda syukuri kelak . Untuk mempersiapkan diri, mungkin anda dapat mengikuti tes psikologi untuk mengetahui minat dan bakat anda, sehingga saat anda berbicara dengan orang tua anda , anda memiliki dasar yang cukup kuat untuk memilih jurusan yang tidak sesuai dengan keinginan orang tua . Sekali lagi, ini masa depan kita bung, bukan mereka J

Tak adanya minat dalam memilih suatu jurusan akan berdampak besar dalam hidup anda, karena hal ini akan terus  berlangsung terus hingga pada saat anda bekerja . Mungkin anda akan stress menjalan pekerjaan yang anda lakukan, sekali lagi , karena anda tidak mempunyai minat dalam bidang ini . Seperti halnya kata Bapa Rancho ( 3 idiots, 2008 ),  ‘ Pilihlah pekerjaan yang anda senangi, niscaya bekerja akan serasa bermain ‘ .

2. Biaya

Biaya adalah aspek kedua yang perlu diperhatikan dalah memilih sebuah jurusan, mengingat begitu mahalnya biaya kuliah di Indonesia untuk saat ini. Karena sepertinya pemerintah dan DPR kurang terlalu memperhatikan bidang pendidikan, karena kemewahan mobil menteri lebih penting, karena studi banding keluar negeri lebih penting, karena kemewahan gedung DPR lebih penting, karena rakyat hanyalah kaum kelas 2 , yang hanya berguna saat pemilu diadakan, selepas pemilu mungkin bagi mereka kita hanyalah sebuah sayarat bagi adanya sebuah Negara, tidak lebih . Andaikan saja pemerintah dan anggota DPR kita bisa lebih baik, tapi entah kapan . . . mungkin hanya dalam mimpi, ya , hanya dalam mimpi .

Biaya akan menjadi aspek yang sangat penting karena akan menentukan kelancaran kuliah anda, jangan sampai anda DO ditengah masa perkuliahan karena tidak bisa membayar biaya kuliah . Oleh karena itu cobalah bicara dengan kedua orang tua anda mengenai masalah ini, karena uang adalah salah satu hal yang sensitive dalam hidup ini, dan cobalah untuk memahami keadaan mereka jika memang orang tua kita sedang dalam kesulitan ekonomi, maka janganlah terlalu memaksa untuk masuk jurusan yang banyak menghabiskan uang .

Untuk saat ini, sebenarnya sudah banyak tersedia beasiswa yang selain disediakan oleh pemerintah, juga disediakan oleh pihak swasta, seua tergantung pada diri kita sendiri, apakah kita mau mencarinya atau tidak . Namun tentunya dengan mengikuti seleksi, karena peminat beasiswa sendiri tidaklah sedikit, Oleh karena itu belajarlah yang rajin, jadilah anak yang pintar, dan raihlah beasiswa untuk meringankan beban orang tua :)

3. Lokasi

Lokasi menjadi  pertimbangan ketiga, karena ada beberapa orang tua yang tidak mengizinkan anak mereka untuk kuliah diluar kota dengan berbagai macam alasan, seperti halnya tidak bisa mengontrol kehidupan anak mereka., Sebenarnya salah satu penyebab larangan ini karena orang tua melihat bahwa anaknya belum siap untuk hidup diluar kota, untuk hidup tanpa bimbingan orang tua. Biasanya hal ini dikarenakan perilaku anak yang kurang baik saat ia masih tinggal bersama orang tuanya, hingga orang tua nya merasa khawatir kalau harus melepas anak mereka tanpa adanya bimbingan langsung dari mereka, salah satu modal untuk dapat kuliah diluar kota adalah kepercayaan dari orang tua, asal kita sudah mampu menjaga diri dan menjaga kepercayaan orang tua, maka Insya Allah orang tua kita akan mengizinkan kita untuk tinggal di luar kota

Hal yang lain yang perlu diperhatikan tentunya kesiapan diri kita sendiri untuk tinggal jauh dari orang tua, untuk belajar hidup mandiri. Untuk beberapa orang hal ini tidak akan berjalan mudah, terutama untuk anak yang sudah mendapatkan fasilitas hidup di rumahnya. Saat anda berada di kos, ketika anda sakit, maka anda harus mengurus diri anda sendiri,. Namun itu juga tidak selalu, karena selalu ada teman  kos yang siap membantu, tentunya juga jika mereka tidak keberatan, Oleh karena itu pandai-pandai lah memilih tempat kos, karena tentunya factor lingkungan akan sangat mempengaruhi kehidupan anda,. Teman kos yang baik akan membuat hidup anda menjadi baik pula, sedangkan teman kos yang tidak baik mungkin bisa menghancurkan kuliah anda .

Satu lagi pertimbangan jika anda ingin kuliah di luar kota, biaya, sebuah masalah klasik. Saat anda ingin kuliah diluar kota, tentunya anda membutuhkan tempat tinggal, karena tidak mungkin kan anda tidur di kolong jembatan atau di depan toko . Bagi anda yang memiliki keluarga di kota tujuan sih mungkin hal itu tidak menjadi masalah, namun bagi yang tidak memiliki harus mencari tempat tinggal , dan seringkali kos-kos an lah solusinya. Tarif kos sendiri bermacam-macam, mulai dari 200 ribuan hingga 2 jutaan per bulan , tergantung fasilitas yang didapat .  Jadi kalau anda ingin kuliah diluar kota, carilah tempat kos yang sesuai dengan budget orang tua anda, jangan sampai anda memberatkan bebean orang tua anda.

Pada dasarnya semuanya tergantung pada diri sendiri. Panduan diatas hanyalah sebuah opini dari penulis, dan anda mempunyai hak untuk menolaknya. Penulis disini hanya mencoba membantu anda dalam menentukan masa depan anda.

SUMBER :

http://afaizn.com/mau-kuliah-dimana-panduan-menentukan-kampus-idaman/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s