Kisah Nyata Pengorbanan Seorang Ibu Pada Anaknya


Kisah ini adalah kisah nyata yang pernah dibuat di salah satu koran terkemuka di Singapura,berikut kisahnya :

Ada seorang ibu dan anak.Mereka hidup kekurangan.Sang Ibu tidak memiliki fisik yang sempurna,dia hanya memiliki satu mata.Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dia dan anak laki-lakinyadia bekerja sebagai tukang masak disalah satu sekolah dasar.

Kebetulan anaknya bersekolah di sekolah yang sama di mana sang ibu bekerja.Akan tetapi anak laki-laki itutidak pernah menceritaakn pada teman-temannya bahwa tukang masak di sekolah itu adlah ibunya karena dia malu memiliki seorang ibu yang cacat.

Suatu hari seorang temannya memergoki mereka berdua sedangberbincang sebagaiibu dan anak.Teman-temannya pun menertawakan anak laki-laki itu.Si anak sangat malu dan marah.Saat di rumah dia membentak ibunya,”kalau kamu cuma bisa membuatku malu kenapa kamu tidak mati saja!”.Sang ibu hanya terdiam mendengar perkataan anaknya.

Si anak bertekad suatu saat akan keluar dari rumahnya dan tidak akan kembali lagi pada ibunya karena tidak ingin dipermalukan lagi.Diapun belajar sangat keras sehingga dia menjadi orang sukses.Dia pergi ke singapura untuk bekerja di sana.DI negara itu dia menikah dan memiliki seorang anak.DIa merasa hidupnya sudah sempurna sekarang.

Tapi suatu hari datang seorang wanita tua dengan satu mata ke rumahnya.Ternyata selama ini sang ibu terus mencarinya.tapi si anak justru membentak dia dan mengusirnya.DIa menganggap ibunya hanya pengganggu dalam hidupnya.

Suatu ketika datang undangan reuni dari SD tempat dia bersekolah dulu.Si anak datang dengan bangganya karena dia telah menjadi orang sukses sekarang.Sang ibu yang masih bekerja sebagai juru masak di SD itu hanya bisa memandangi anaknya dari jauh.Seorang rekan kerjanya sempat melihat dia tersenyum sambil meneteskan air mata.

Keesokan harinya si anak mendapat kabar dari pihak sekolah bahwa ibunya telah meninggal di rumahnya karena usia yang sudah sangat tua.Pada mulanya si anak tidak peduli dengan kabar itu tapi setelah pihak sekolah menyampaikan surat dari sang ibu dan dia membacanya.Berikut isi surat dari sang ibu :

Anakku tercinta,

Aku selalu memikirkanmu setiap waktu.Aku minta maaf telah datang ke singapura tanpa memberitahumu.Aku hanya ingin mengetahui keadaanmu.Melihat engkau hidup bahagia dengan anak istrimu itu sudah sangat cukup untukku.Aku minta maaf jika selama ini selalu membuatmu malu.

Kamu tahu nak..saat kau kecil kau pernah mengalami kecelakaan yang membuatmu kehilangan sebelah matamu.Sebagai seorang ibu aku tidak ingin kau hidup hanya dengan satu mata.Karena itu aku memberimu satu.Aku ingin kau melihat dunia seutuhnya.Kelahiranmu adalah kebahagiaan terbesar yang aku dapat selama aku hidup.Karena itu aku tidak ingin kau menderita.

Aku sangat bangga dengan dirimu.Dengan mata itu kau telah menjadi orang yang sukses.Bahagiakanlah istridan anakmu.

Ibumu

Air mata si anak mengalir deras,ingin rasanya dia mengulang semua dari awal,ingin rasanya dia memeluk tubuh lemah ibunya yang selama ini dia terlantarkan.Tapi apadaya,nasi telah menjadi bubur.

Demikian kisah nyata pengorbanan seorang ibu.Ingatlah,cinta seorang ibu pada anaknya adalah cinta sejati yang tak pernah berakhir.BErbaktilah pada orang tua kita selagi sempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s